Menu

Mode Gelap
Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang Mulai Dibangun, Ditargetkan Rampung Akhir Tahun 2028 Perkuat Ekosistem Inovasi, Batam dan Surabaya Teken Kerja Sama 24 Tahun Kepri, Gubernur Ansar Tegaskan Semangat Bersama Menuju Kepri Maju Berkelanjutan Bertumpu pada Kekuatan Sejarah dan Budaya Ziarah Hari Jadi Ke-24 Kepri, Gubernur Ansar dan Wagub Nyanyang Kenang Jasa Para Pejuang, Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan Jelang Groundbreaking Museum Bahasa, Gubernur Ansar Ziarah ke Makam Raja Ali Haji Tingkatkan Kualitas Layanan, DPMPTSP Gelar Monev Triwulan III Bersama Satker MPP

Tanjungpinang

Hadiri Sannipata Waisak 2570 BE, Wali Kota Lis Ajak Masyarakat Perkuat Kerukunan dan Perdamaian

badge-check


					Hadiri Sannipata Waisak 2570 BE, Wali Kota Lis Ajak Masyarakat Perkuat Kerukunan dan Perdamaian Perbesar

Faktabatamnews.com. Kota Tanjungpinang – Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah menghadiri kegiatan Sannipata Waisak 2570 Buddhist Era (BE) Tahun 2026 yang diselenggarakan Persatuan Umat Buddha Indonesia (PERMABUDHI) Provinsi Kepulauan Riau di Jalan Merdeka, Sabtu (30/5) malam.

Peringatan Hari Raya Waisak tersebut menjadi momentum bagi umat Buddha untuk memperdalam nilai-nilai kebajikan, kedamaian, dan kasih sayang, sekaligus memperkuat semangat persatuan dalam kehidupan bermasyarakat yang majemuk.

Dalam sambutannya, Lis mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang mengusung tema “Dharma Menjaga Perdamaian Dunia”. Menurutnya, tema tersebut memiliki makna yang relevan dalam kehidupan sosial masyarakat, khususnya dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan di tengah keberagaman.

“Perdamaian merupakan fondasi utama dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang rukun, aman, dan sejahtera. Nilai-nilai yang diajarkan dalam peringatan Waisak hendaknya menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus menjaga kebersamaan dan memperkuat persaudaraan,” ujarnya.

Lis mengatakan, Kota Tanjungpinang selama ini dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai toleransi antarumat beragama. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi modal penting yang harus terus dirawat dan diperkuat oleh seluruh elemen masyarakat.

“Keberagaman yang kita miliki adalah kekuatan. Dengan saling menghormati dan menghargai perbedaan, kita dapat menciptakan lingkungan yang harmonis, kondusif, dan mendukung terciptanya kehidupan yang damai,” katanya.

Ia menambahkan, suasana yang aman dan harmonis juga menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan daerah melalui semangat Tanjungpinang Berbenah menuju kota yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.

“Kerukunan dan toleransi yang terjaga dengan baik merupakan kekuatan utama dalam mendukung pembangunan serta kemajuan Kota Tanjungpinang. Karena itu, mari kita terus menjaga persatuan dan kebersamaan demi masa depan daerah yang lebih baik,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Lis juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan nilai-nilai kebajikan yang terkandung dalam peringatan Waisak sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

“Mari bersama-sama menebarkan kebaikan, memperkuat persaudaraan, dan menjaga persatuan demi mewujudkan Tanjungpinang yang damai, harmonis, dan penuh rasa kebersamaan,” ajaknya.

Kegiatan Sannipata Waisak 2570 BE berlangsung semarak dengan menampilkan berbagai pentas seni dan budaya. Selain menjadi rangkaian peringatan Hari Raya Waisak, kegiatan tersebut juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antarumat beragama serta memperkuat semangat persatuan dalam keberagaman di Kota Tanjungpinang. (Red)

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tingkatkan Kualitas Layanan, DPMPTSP Gelar Monev Triwulan III Bersama Satker MPP

24 September 2026 - 14:25 WIB

24 Tahun Kepri, Ekonomi Tumbuh 6,99 Persen, Investasi Tembus Rp40,38 Triliun

24 September 2026 - 14:22 WIB

Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepri, Lis Darmansyah Ajak Perkuat Kebersamaan Membangun Daerah

24 September 2026 - 14:18 WIB

Operasi Gabungan, Dishub Tanjungpinang Tertibkan Tiga Truk ODOL

24 September 2026 - 14:12 WIB

Rutin Uji KIR, Pastikan Kendaraan Aman di Jalan

24 September 2026 - 14:09 WIB

Trending di Tanjungpinang