Menu

Mode Gelap
Indonesia Akan Kumpulkan Imam Besar Dunia, Diplomasi Agama Jadi Bahasan Utama Izin Kehutanan Disebut Mangkrak hingga 5 Tahun, Matahukum Soroti Kendali Sekjen Kemenhut Jelang IGIC 2026, PB PII Apresiasi Langkah Kemenag Perkuat Peran Imam Masjid Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 Kini Bertuliskan KRI Sriwijaya Nomor Lambung 100 DPRD Padang Pertanyakan Prospek Bisnis Baru Perumda PSM, Rental Mobil dan Angkutan Sampah B3 Masih Dikaji Gubernur Ansar Ahmad: Museum dan Monumen Tugu Bahasa Adalah Upaya Memperkuat Sejarah Melayu

Tanjungpinang

Museum Dharma Matra Kogabwilhan I Jadi Ruang Edukasi Sejarah bagi Pelajar dan Masyarakat

badge-check


					Museum Dharma Matra Kogabwilhan I Jadi Ruang Edukasi Sejarah bagi Pelajar dan Masyarakat Perbesar

Faktabatamnews.com. Kota Tanjungpinang – Masyarakat dan pelajar di Tanjungpinang kini memiliki ruang baru untuk mengenal sejarah dan wawasan kebangsaan melalui Museum Dharma Matra yang dihadirkan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I.

Museum tersebut menghadirkan berbagai informasi dan dokumentasi sejarah pertahanan yang dapat diakses oleh masyarakat maupun pelajar.

Pangkogabwilhan I, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, menyampaikan Museum Dharma Matra didedikasikan untuk mendokumentasikan perjalanan sejarah organisasi, mulai dari Kowilhan hingga menjadi Kogabwilhan saat ini.

Menurutnya, museum tersebut juga diharapkan menjadi sarana komunikasi dan edukasi bagi personel maupun masyarakat.

“Kita membangun wahana media komunikasi dengan lingkungan sekitar, sekaligus menyimpan arsip dan sejarah yang kita miliki,” ujar Kunto, Rabu (3/6/2026).

Ia menambahkan, Museum Dharma Matra juga akan dilengkapi dengan informasi yang berkaitan dengan sejarah Tanjungpinang guna memperkaya materi edukasi yang tersedia bagi pengunjung.

“Kita didukung Pak Wali Kota untuk melengkapi wahana ini sebagai bentuk edukasi dan bisa berinteraksi dengan anak-anak sekolah serta masyarakat umum,” ucap Letjen TNI Kunto.

Museum Dharma Matra menampilkan berbagai koleksi, mulai dari miniatur alat utama sistem persenjataan (alutsista), sejarah perjalanan Kogabwilhan, hingga dokumentasi pejabat Kogabwilhan dari masa ke masa.

Selain museum, Kogabwilhan I juga menghadirkan sejumlah fasilitas umum lainnya, seperti sarana olahraga, taman bermain anak, dan ruang rekreasi.

Kunto mengatakan seluruh fasilitas tersebut terbuka untuk masyarakat tanpa pembatasan waktu tertentu.

“Siapa pun yang ingin datang dipersilakan. Mudah-mudahan tempat ini bisa menjadi sarana belajar dan menambah wawasan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengapresiasi kehadiran Museum Dharma Matra. Menurutnya, museum tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga dan memperkenalkan sejarah kepada generasi muda.

Pemko Tanjungpinang, lanjut Lis, juga akan berkoordinasi dengan Kogabwilhan I untuk menambah koleksi yang berkaitan dengan sejarah berdirinya Tanjungpinang.

“Insya Allah akan kami koordinasikan agar ada tambahan koleksi yang berkaitan dengan sejarah Tanjungpinang sehingga dapat melengkapi museum ini,” ucapnya.

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

24 Tahun, Pemprov Kepri Perkuat Konektivitas dan Pemerataan

24 September 2026 - 00:18 WIB

TPID Tanjungpinang Perkuat Pengendalian Harga dan Stabilitas Inflasi

23 September 2026 - 22:55 WIB

Wali Kota Lis Darmansyah Terima Audiensi HKBP Bintan Centre, Dorong Penguatan Silaturahmi Antarumat Beragama

23 September 2026 - 19:44 WIB

Seminar Hasil Kajian Koleksi Museum Perkuat Upaya Pelestarian Sejarah dan Budaya Tanjungpinang

23 September 2026 - 19:42 WIB

Biasanya Senam, ASN Pemko Tanjungpinang Jalan Santai 5K

23 September 2026 - 19:37 WIB

Trending di Tanjungpinang