Menu ✖

Mode Gelap
MK Jadwalkan Sidang Sengketa Ijazah SMA Gibran Rakabuming Lestarikan Warisan Melayu, Yoni Fadri Apresiasi Kemah Budaya Pulau Penyengat 2026 Yusril Persilahkan Media Cek Belasan Ruang Bak Apartemen di Lapas Cibinong BP Batam Catat 1.182 Permohonan Perizinan OSS sejak September 2025 hingga September 2026 Jaga Air Waduk untuk Masyarakat, Batam Siapkan Solusi Kebutuhan Air Data Center lewat SWRO Soroti Dana Gempa Flores Rp 20 Miliar Manggarai Timur, Bakornas LKBHMI PB HMI Buka Posko Pengaduan Nasional Dan Desak Audit Total Bupati.

Batam

Akhir Pekan Membludak: Wisatawan Serbu Pelabuhan Sekupang, Belakang Padang Jadi Primadona Liburan Lokal

badge-check


					Akhir Pekan Membludak: Wisatawan Serbu Pelabuhan Sekupang, Belakang Padang Jadi Primadona Liburan Lokal Perbesar

Faktabatamnews.com. Batam-Suasana Jum’at pagi (1/5) di kawasan Sekupang tampak berbeda dari biasanya. Deretan penumpang memenuhi pelabuhan pengumpan dengan wajah-wajah penuh semangat, membawa tas, bekal, dan harapan akan liburan singkat yang menyenangkan. Di bawah atap pelabuhan yang sederhana, antrean mengular rapi sebagian duduk menunggu giliran, sebagian lagi berdiri sambil memandangi laut yang tenang, seakan tak sabar untuk segera menyeberang.

 

Akhir pekan kali ini menjadi momentum bagi wisatawan lokal untuk melepas penat. Tujuan mereka jelas: Belakang Padang, sebuah pulau yang dikenal dengan pesona budaya Melayu yang kental, suasana tenang, serta keramahan masyarakatnya. Perjalanan laut yang tidak terlalu jauh justru menjadi bagian dari pengalaman hembusan angin laut, percikan air, dan panorama pulau-pulau kecil menjadi pembuka cerita sebelum tiba di tujuan.

 

Lonjakan penumpang terlihat signifikan sejak pagi hari. Petugas pelabuhan tampak sigap mengatur arus naik turun penumpang demi menjaga keselamatan dan ketertiban.

 

Fenomena ini bukan tanpa sebab. Belakang Padang kini semakin dikenal sebagai destinasi wisata alternatif yang menawarkan keaslian mulai dari kuliner khas hingga spot-spot alami yang masih terjaga. Bagi warga Batam dan sekitarnya, pulau ini menjadi pilihan ideal untuk “healing” tanpa harus menempuh perjalanan jauh.

 

Camat Belakang Padang, Abdul Hanafi, menyambut positif meningkatnya kunjungan wisatawan tersebut. Ia menilai, antusiasme masyarakat menjadi sinyal kuat bahwa potensi wisata lokal semakin diminati.

 

“Kami sangat mengapresiasi tingginya minat masyarakat untuk berkunjung ke Belakang Padang, khususnya di akhir pekan seperti ini. Ini menunjukkan bahwa pariwisata lokal kita memiliki daya tarik yang kuat,” ujarnya.

 

Ia juga menambahkan bahwa pihak kecamatan bersama masyarakat terus berupaya menjaga kenyamanan dan kebersihan lingkungan agar wisatawan merasa betah.

 

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana yang kondusif, ramah, dan bersih. Karena pengalaman yang baik dari wisatawan akan menjadi cerita yang terus membawa lebih banyak orang datang ke Belakang Padang,” tambahnya.

 

Tak hanya sektor pariwisata, geliat ekonomi lokal pun ikut terdongkrak. Kehadiran wisatawan dalam jumlah besar memberikan dampak langsung terhadap peningkatan omzet pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kedai kopi, warung makan, hingga penjual oleh-oleh khas tampak dipadati pengunjung sejak pagi.

 

Salah satu pelaku UMKM di Kedai Kopi Ameng mengaku merasakan lonjakan yang cukup signifikan. Dalam satu akhir pekan, jumlah pelanggan bisa meningkat drastis dibanding hari biasa.

 

“Alhamdulillah, sejak beberapa bulan terakhir, apalagi tiap akhir pekan, kedai kami selalu ramai. Kadang sampai kehabisan tempat duduk. Omzet juga naik cukup drastis dibanding hari biasa,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, banyak wisatawan yang datang bukan hanya untuk menikmati kopi, tetapi juga merasakan suasana khas pulau yang tidak mereka temukan di kota.

 

“Pengunjung suka suasana di sini santai, dekat laut, dan lebih terasa kekeluargaan. Harapan kami, kondisi seperti ini bisa terus berlanjut, supaya UMKM di Belakang Padang semakin berkembang,” tuturnya.

 

Di tengah hiruk-pikuk pelabuhan hingga ramainya sudut-sudut kampung, tampak keluarga, pasangan muda, hingga rombongan sahabat yang antusias menikmati akhir pekan mereka. Ada yang sibuk mengabadikan momen, ada pula yang sekadar menikmati suasana sambil berbincang santai.

 

Gelombang wisatawan ini menjadi bukti bahwa pesona pulau-pulau kecil di Batam tak pernah kehilangan daya tariknya. Belakang Padang, dengan segala kesederhanaan dan kehangatannya, bukan hanya menjadi tempat berlibur, tetapi juga ruang tumbuh bagi ekonomi masyarakat lokal tempat di mana cerita-cerita kecil tentang usaha dan harapan terus hidup, seiring datangnya para pengunjung yang tak henti berdatangan.

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BP Batam Catat 1.182 Permohonan Perizinan OSS sejak September 2025 hingga September 2026

25 September 2026 - 13:52 WIB

Jaga Air Waduk untuk Masyarakat, Batam Siapkan Solusi Kebutuhan Air Data Center lewat SWRO

25 September 2026 - 13:07 WIB

BP Batam Dorong Data Center Bangun Infrastruktur SWRO, Pasokan Air Masyarakat Terjaga Melalui Waduk

25 September 2026 - 10:01 WIB

LMB Kepri Kota Batam Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Provinsi Kepulauan Riau Ke-24 Tahun

24 September 2026 - 19:41 WIB

Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang Mulai Dibangun, Ditargetkan Rampung Akhir Tahun 2028

24 September 2026 - 16:05 WIB

Trending di Batam