Menu ✖

Mode Gelap
Bupati Aneng Sebut Kepri Terang Sentuh 14.340 Rumah Tangga Dalam Hari Jadi Kepri ke-24 APBD Perubahan Kabupaten Anambas Tahun Anggaran 2026 Disetujui Sebesar Rp729 Miliar MK Jadwalkan Sidang Sengketa Ijazah SMA Gibran Rakabuming Lestarikan Warisan Melayu, Yoni Fadri Apresiasi Kemah Budaya Pulau Penyengat 2026 Yusril Persilahkan Media Cek Belasan Ruang Bak Apartemen di Lapas Cibinong BP Batam Catat 1.182 Permohonan Perizinan OSS sejak September 2025 hingga September 2026

Kepri

Sekda Misni Bekali CPNS Kepri: ASN Harus Adaptif, Berintegritas, dan Jadi Solusi di Tengah Tantangan Zaman

badge-check


					Sekdaprov Kepri, Misni memaparkan materi bertajuk Perbesar

Sekdaprov Kepri, Misni memaparkan materi bertajuk "Profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN) kepada peserta Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Angkatan XXV Provinsi Kepri di BPMP Kepri, Ceruk Ijuk, Bintan, Rabu (29/4/2026).

Faktabatamnews.com. KEPRI – Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Misni, menjadi narasumber dalam kegiatan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Angkatan XXV Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026 diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kepulauan Riau di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau, Ceruk Ijuk, Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan, Rabu (29/4/202).

Dalam pemaparannya bertajuk “Profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN)”, Misni menegaskan bahwa ASN memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan berorientasi pada pelayanan publik. Terlebih, posisi Provinsi Kepulauan Riau sebagai “beranda NKRI” menuntut kualitas aparatur yang unggul dan berintegritas tinggi.

“Profesionalisme ASN tidak hanya dilihat dari penampilan atau kemampuan teknis semata, tetapi juga dari integritas, etika, serta komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Misni juga memaparkan gambaran umum Provinsi Kepulauan Riau yang memiliki luas wilayah mencapai 425.214,72 km² dengan dominasi wilayah laut sebesar 417.012,97 km² serta jumlah penduduk lebih dari 2,2 juta jiwa. Kondisi geografis ini, menurutnya, menuntut ASN untuk adaptif terhadap tantangan pembangunan berbasis maritim dan konektivitas antarwilayah.

Ia turut menyoroti sejumlah tantangan yang dihadapi ASN saat ini, antara lain belum optimalnya adaptasi terhadap teknologi dan digitalisasi, perubahan budaya kerja, rendahnya penerapan integritas dan etika, belum maksimalnya pelayanan publik, serta minimnya literasi keuangan.

Lebih lanjut, Misni menekankan pentingnya internalisasi nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK, yakni Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Khusus pada aspek adaptif, ASN dituntut untuk terus berinovasi, proaktif, dan antusias dalam menghadapi perubahan.

“ASN harus menjadi problem solver, memiliki integritas, mampu bekerja melampaui standar minimum, serta menjaga keseimbangan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan,” tambahnya.

Dalam menjaga integritas, Misni menegaskan pentingnya pengendalian diri (self mastery), menjaga kualitas kerja, menjadi teladan (role model), serta konsisten antara ucapan dan tindakan (walk the talk).

Di akhir penyampaiannya, Misni memberikan pesan moral kepada para peserta Latsar. Ia mengingatkan bahwa ASN adalah “pahlawan masa kini” yang harus mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi, serta berperan sebagai corong pemerintah dalam memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat, khususnya di tengah tantangan global yang berdampak pada kondisi ekonomi.

“Di tengah situasi masyarakat yang sedang menghadapi berbagai kesulitan, ASN harus hadir sebagai penyejuk dan pemberi solusi, bukan justru menunjukkan gaya hidup mewah,” tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh peserta untuk memaknai profesi ASN sebagai bentuk pengabdian dan tanggung jawab moral, tidak hanya kepada negara tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Menjadi ASN adalah takdir terbaik kita. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan ketakwaan,” pungkasnya.

Perwarta : Adhyca HW
Sumber : Humas Diskominfo Kepri
Redaksi : AKM

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Groundbreaking Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat, Mendagri: Mengenalkan Sejarah Asal Bahasa Indonesia

25 September 2026 - 10:32 WIB

24 Tahun Kepri, Gubernur Ansar Tegaskan Semangat Bersama Menuju Kepri Maju Berkelanjutan Bertumpu pada Kekuatan Sejarah dan Budaya

24 September 2026 - 15:39 WIB

Ziarah Hari Jadi Ke-24 Kepri, Gubernur Ansar dan Wagub Nyanyang Kenang Jasa Para Pejuang, Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan

24 September 2026 - 15:30 WIB

Jelang Groundbreaking Museum Bahasa, Gubernur Ansar Ziarah ke Makam Raja Ali Haji

24 September 2026 - 15:25 WIB

Gubernur Ansar Ahmad: Museum dan Monumen Tugu Bahasa Adalah Upaya Memperkuat Sejarah Melayu

24 September 2026 - 00:43 WIB

Trending di Kepri