Menu

Mode Gelap
Sekolah Terintegrasi Merah Putih, Menumbuhkan Mimpi di Tanah Rempang-Galang BP Batam Perkuat Transformasi Digital melalui Pengembangan Super Apps Kepala BP Batam: Sekolah Rakyat Merah Putih Prioritaskan Pendidikan Anak Keluarga Prasejahtera Tutup Orientasi Mabigus, Wawako Raja Ariza Tekankan Penguatan Pendidikan Karakter Deadlock Mediasi 28 Juli 2026, Masyarakat Mesuji Lanjutkan Reklaming Lahan di Blok O:40, 41, 42 Wawako Raja Ariza: Event Olahraga Buka Ruang Promosi Produk UMKM

Tanjungpinang

MTQ Kepri Jadi Ajang Promosi Wisata, 300 Kafilah Diajak Jelajahi Pulau Penyengat

badge-check


					MTQ Kepri Jadi Ajang Promosi Wisata, 300 Kafilah Diajak Jelajahi Pulau Penyengat Perbesar

Faktabatamnews.com. Kota Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang memanfaatkan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau sebagai ajang promosi wisata.

Sebanyak 300 kafilah dari tujuh kabupaten dan kota di Kepri diajak menjelajahi Pulau Penyengat melalui program city tour, Kamis (9/7/2026).

Kegiatan yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang itu menjadi upaya memperkenalkan kekayaan sejarah, budaya, dan religi Melayu kepada peserta MTQ dari Kota Tanjungpinang, Batam, Kabupaten Karimun, Bintan, Lingga, Natuna, dan Kepulauan Anambas.

Kepala Bidang Destinasi dan Pemasaran Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Salman, mengatakan Pulau Penyengat dipilih sebagai lokasi city tour karena memiliki nilai sejarah yang menjadi bagian penting dari perjalanan budaya Melayu di Kepri.

“Pulau Penyengat merupakan desa wisata rintisan terbaik di Indonesia. Melalui kegiatan ini kami ingin memperkenalkan kekayaan budaya, sejarah, dan warisan Melayu yang dimiliki Pulau Penyengat kepada seluruh kafilah,” ujarnya.

Sebanyak 28 unit pompong disiapkan untuk mengangkut rombongan yang diberangkatkan dalam tiga gelombang mulai pukul 07.30 WIB dari Pelabuhan Kuning menuju Pulau Penyengat.

Setibanya di Pulau Penyengat, rombongan disambut dengan pemasangan tanjak dan buket bunga sebelum mengikuti walking tour ke sejumlah situs bersejarah, di antaranya Masjid Sultan Riau, Kompleks Makam Raja Ali Haji dan Engku Putri, serta Balai Adat.

Selain mengunjungi situs bersejarah, peserta juga menyaksikan pembacaan Gurindam, pertunjukan seni Boria, menjelajahi UMKM lokal, hingga melaksanakan salat Zuhur berjemaah di Masjid Raya Pulau Penyengat.

Kafilah Kabupaten Kepulauan Anambas, Halif Saputra, mengaku kunjungan ke Pulau Penyengat menjadi pengalaman berkesan karena dapat melihat langsung berbagai situs bersejarah yang selama ini hanya diketahui melalui cerita.

“Bagi kami yang baru pertama kali datang ke Pulau Penyengat, kegiatan ini sangat menyenangkan. Kami diajak mengunjungi makam tokoh-tokoh sejarah, masjid, serta berbagai peninggalan budaya Melayu sambil dijelaskan sejarah dan asal-usul Pulau Penyengat,” ucapnya.

Meski hasil yang diraih pada MTQ XII belum sesuai harapan, Halif mengatakan pengalaman mengikuti perlombaan dan city tour menjadi pembelajaran sekaligus motivasi untuk meningkatkan kemampuan pada penyelenggaraan berikutnya.

“Walaupun hasilnya belum sesuai harapan, kami tetap bersyukur karena mendapat banyak pengalaman selama mengikuti MTQ di Tanjungpinang. Kalau ada kesempatan, saya ingin kembali lagi ke Pulau Penyengat bersama keluarga karena tempat ini sangat menarik,” tutupnya.

Sumber: MC TPI
Redaksi: Adhyca HW

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tutup Orientasi Mabigus, Wawako Raja Ariza Tekankan Penguatan Pendidikan Karakter

2 Agustus 2026 - 20:24 WIB

Wawako Raja Ariza: Event Olahraga Buka Ruang Promosi Produk UMKM

2 Agustus 2026 - 14:50 WIB

Diskusi dari Hati ke Hati, Ketua Kwarcab Weni Sampaikan Materi Dihadapan Kepala Sekolah

2 Agustus 2026 - 14:44 WIB

Diskusi dari Hati ke Hati, Ketua Kwarcab Weni Sampaikan Materi Dihadapan Kepala Sekolah

2 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Kondisi Permukiman Jadi Pertimbangan, 105 Rumah Warga Tanjung Unggat Dapat Bantuan RTLH

2 Agustus 2026 - 14:31 WIB

Trending di Tanjungpinang