Menu

Mode Gelap
Cegah Korupsi, Sekda Misni Minta Pengendalian Diperkuat di Setiap Perangkat Daerah Pemprov Kepri dan DPRD Setujui Ranperda Perubahan APBD 2026 Jadi Perda Pengurus RW Bukit Bestari Dikukuhkan, Lis Darmansyah Tekankan Penguatan Data dan Pelayanan Peringati Milad Perkumpulan Urang Banten dan Maulid Nabi SAW, Warga Banten di Kepri Diimbau Jaga Kondusivitas dan Perkuat Kolaborasi Pembangunan Wako Lis sampaikan pesan dihadapan pengurus RW se Kecamatan Tanjungpinang Timur yang baru dikukuhkan. Kelas AMAN Libatkan Ayah dalam Kesehatan Ibu dan Anak di Pinang Kencana

Tanjungpinang

Wali Kota Lis Cari Jalan Keluar Keluhan Wisatawan Mancing soal Hasil Tangkapan

badge-check


					Wali Kota Lis Cari Jalan Keluar Keluhan Wisatawan Mancing soal Hasil Tangkapan Perbesar

Faktabatamnews.com. Kota Tanjungpinang – Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengatakan wisatawan mancing dari luar negeri mulai berkurang datang melalui Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura. Kondisi itu berkaitan dengan keluhan wisatawan yang kesulitan membawa pulang hasil tangkapan ikan.

Informasi tersebut diperoleh dari pelaku usaha perjalanan wisata yang melayani wisatawan, terutama dari Malaysia. Sebagian wisatawan memilih meninggalkan hasil tangkapannya, sementara sebagian lainnya beralih menggunakan pintu masuk di daerah lain.

“Setelah kami cek, persoalannya sederhana, yaitu ketika mereka membawa box hasil pancingan untuk pulang, selalu ditahan,” kata Lis, Jumat (10/7/2026).

Persoalan itu muncul di tengah meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepulauan Riau. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau mencatat, selama Januari hingga Mei 2026 jumlah kunjungan mencapai 837.015 orang atau naik 17,61 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 26.605 wisatawan masuk melalui Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura atau sekitar 3,18 persen dari total kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepulauan Riau. Jumlah itu masih berada di bawah Batam, Bintan, dan Karimun.

Keluhan mengenai hasil tangkapan ikan, lanjut Lis, sudah beberapa kali disampaikan agen perjalanan dari Malaysia kepada mitra usaha wisata di Tanjungpinang. Persoalan tersebut perlu segera dicarikan jalan keluar agar tidak memengaruhi minat wisatawan memilih Tanjungpinang sebagai tujuan wisata mancing.

Karena itu, Lis telah berkomunikasi dengan Bea Cukai dan Kantor Imigrasi untuk membahas persoalan tersebut bersama instansi terkait.

“Saya sudah menghubungi Kepala Bea Cukai dan juga berkomunikasi dengan Kepala Imigrasi. Kami berharap bisa duduk bersama mencari solusi,” ujarnya.

Lis berharap seluruh pihak memiliki komitmen yang sama dalam mendukung sektor pariwisata di Tanjungpinang. Menurutnya, kemudahan bagi wisatawan tetap dapat diupayakan tanpa mengabaikan ketentuan yang berlaku.

“Kita harus punya komitmen bersama agar pengembangan Tanjungpinang menjadi kota wisata tidak sia-sia,” tutupnya.

Sumber: MC TPI
Redaksi: Adhyca HW

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pengurus RW Bukit Bestari Dikukuhkan, Lis Darmansyah Tekankan Penguatan Data dan Pelayanan

22 September 2026 - 19:16 WIB

Wako Lis sampaikan pesan dihadapan pengurus RW se Kecamatan Tanjungpinang Timur yang baru dikukuhkan.

22 September 2026 - 17:02 WIB

Kelas AMAN Libatkan Ayah dalam Kesehatan Ibu dan Anak di Pinang Kencana

22 September 2026 - 16:55 WIB

Wawako Raja Ariza Dorong Penguatan Sinergi Lintas Sektor Cegah TPPO dan Kekerasan Perempuan dan Anak

22 September 2026 - 16:42 WIB

80 Anak Muda Tanjungpinang Bikin Konten untuk Promosikan Layanan Perpustakaan

22 September 2026 - 16:39 WIB

Trending di Tanjungpinang