oleh

Terjadi di PT ASL Shipyard Batam, Tiga Pekerja Dikabarkan Meninggal

-Batam, Kepri-223 Dilihat

FaktaBatamNews.com, Batam-Dugaan kecelakaan kerja kembali terjadi di kawasan PT ASL Shipyard, Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, Batam, pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Informasi awal yang diperoleh dari masyarakat menyebutkan tiga orang pekerja diduga meninggal dunia dalam insiden tersebut.

Para korban dilaporkan telah dilarikan ke RS Mutiara Aini Batu Aji untuk penanganan lebih lanjut dan keperluan proses otopsi.

banner 400x130

Berdasarkan informasi yang berkembang di lapangan, para korban diduga meninggal akibat tenggelam dalam sebuah insiden yang melibatkan kapal kerja di area galangan kapal. Bahkan beredar informasi bahwa kapal tersebut turut tenggelam di lokasi kerja, meskipun hingga saat ini kronologi pasti kejadian masih belum dapat dipastikan.

Awak media yang mendatangi lokasi berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak perusahaan. Namun petugas sekuriti di pintu masuk tidak membenarkan maupun membantah adanya kejadian tersebut. Ketika sekuriti melaporkan kedatangan awak media kepada pimpinannya melalui handy talky (HT), terdengar jawaban dari pihak internal perusahaan yang menyampaikan bahwa belum dapat memberikan keterangan.

Keluarga Korban histeris di RS. Aini Batu aji
Sementara itu, Wakapolsek Batu Aji, Ipda Andy Pakpahan, saat dikonfirmasi juga menyampaikan bahwa pihaknya belum menerima laporan resmi terkait kejadian tersebut.

Upaya konfirmasi juga telah dilakukan kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kepulauan Riau, Dicky Wijaya, namun hingga berita ini diturunkan yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.

Peristiwa ini menjadi sorotan serius terhadap penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di sektor galangan kapal di Batam. Pasalnya, berdasarkan penelusuran informasi yang diperoleh media ini, insiden yang menyebabkan korban jiwa di lingkungan kerja PT ASL Shipyard disebut-sebut bukan kali pertama terjadi.

Dalam kurun waktu 2025 hingga 2026, peristiwa kecelakaan kerja yang mengakibatkan kematian pekerja diduga telah terjadi hingga tiga kali. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai pengawasan keselamatan kerja di lingkungan industri tersebut.

Jika informasi ini terbukti benar, maka aparat penegak hukum serta instansi pengawas ketenagakerjaan diharapkan segera melakukan penyelidikan menyeluruh guna memastikan penyebab kejadian serta mengevaluasi penerapan sistem keselamatan kerja di perusahaan tersebut.

Kematian pekerja di tempat kerja seharusnya menjadi alarm keras bagi seluruh pihak, bahwa keselamatan pekerja bukan sekadar prosedur administratif, tetapi menyangkut nyawa manusia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *