Menu

Mode Gelap
Haji Ahmad Diduga Perdaya Penjual dan Pembeli dalam Modus Segitiga Motor APBK Aceh Tamiang 2025 Disetujui, Belanja Terealisasi 89,76 Persen Iklan Motor Dicatut untuk Penipuan Segitiga, Warga Jaksel Rugi Rp17,7 Juta Paripurna DPR RI Setujui 15 RUU Kabupaten/Kota Jadi UU, Mendagri: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Pemerintahan Daerah Ketua DPRD Lingga Menghadiri Pembukaan Turnamen Berjung Cup II Musda V MUI Kepri, KH Imran Effendy Hasibuan Terpilih Jadi Ketua MUI Kepri

Nasional

Wamenag Romo Syafii akan Hadiri Muktamar XXIII Al Washliyah

badge-check


					Wamenag Romo Syafii akan Hadiri Muktamar XXIII Al Washliyah Perbesar

Fakbatamnews.com. Jakarta-Wakil Menteri Agama Dr. K.H. Romo H.R. Muhammad Syafi’i, S.H., M.Hum., akan menghadiri sekaligus  memberikan pencerahan pada Muktamar ke XXIII Al  Washliyah.

Kepastian tersebut disampaikan usai menerima kunjungan panitia Muktamar yang dipimpin langsung ketua Umum PB Al Washliyah DR. KH. Masyhuril Khamis SH., MM di kantornya, Jl.Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu 24 Juni 2026.

”Saya mengapresiasi Muktamar ke XXIII Alwashliyah. Insya Allah saya akan hadir,” ujar Wamenag Romo H.R. Muhammad Syafi’i kepada delegasi muktamar.

Dalam kesempatan itu Romo Safi’i  -demikian Beliau akrab disapa- menyampaikan penghargaan  atas kiprah organisasi Islam besar yang lahir di Medan, Sumatera Utara, tahun 1930 ini. Menurutnya Alwashliyah telah berkontribusi signifikan  dalam mencerdaskan anak-anak bangsa  melalui lembaga pendidikan yang sangat banyak, yang dimilkinya.

Romo Syafi’i juga menyampaikan perkembangan dan kebijakan terbaru bidang  pendidikan di Kementerian Agama.

Presiden Prabowo, lanjut Romo Syafi’i,  telah menyetujui pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia.

Pembentukan Ditjen Pesantren menjadi tonggak penting dalam memperkuat tiga fungsi utama pada pesantren yaitu pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.

”Dengan langkah ini, negara semakin hadir untuk melayani, mendampingi, dan memberdayakan pesantren di seluruh Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar ke XXIIIAl Washliyah Prof.Dr.H. Deding Ishak, SH,MM merasa senang atas kesediaan Wakil Menteri Agama  menghadiri  gelaran akbar  lima tahunan mereka.

”Alhmadulillah, kami sangat senang atas kesediaan Beliau mengisi Muktamar ke XXIII Al Washliyah yang akan kami gelar di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, 7-10 Juli, 2026 ini,” ujar Prof. Deding kepada media usai pertemuan.

Prof. Deding juga mengapresiasi terbentuknya Ditjen Pesantren di lingkungan Kemenag dan siap mendukung program-programnya.

”Ini adalah perkembangan yang cukup baik bagi dunia pendidikan, karena Al Washliyah memiliki ratusan lembaga pendidikan, tersebar di hampir seluruh wilayah Nusantara,” tambah Prof. Deding.

Dengan kesediaan Wamenag menghadiri Muktamar ke XXIII Al Washliyah, maka hingga kini (24 Juni 2026-red) telah tercatat tiga Menteri Kabinet Merah Putih yang memastikan kesertaannya. Sebelumnya Panitia Muktamar sudah beraudiensi dengan Mendikdasmen Abdul Mu’ti dan Menag Nasaruddin Umar. Kedua Menteri itu sudah menyatakan kesediaannya untuk hadir. Sementara menteri-menteri lain yang dijadwalkan mengisi agenda muktamar sedang menunggu konfirmasi.

Selain Ketua Umum dan Ketua OC, ikut dalam rombongan panitia muktamar, antara lain, Ketua PB Bidang Ekonomi/Sekretaris Panitia Nasional Muktamar XXIII Al Washliyah, Charles Purnama Siregar, SS, M.Si, Wk. Ketua OC. Drs. M Zaid MM., Ustad Julian, dan Bang Zul (Bidang Koperasi)

Informasi terbaru dari Sekretariat Panitia Muktamar, peserta yang sudah melakukan registrasi untuk menyatakan kehadirannya  sebanyak lebih kurang 650 orang, berasal dari 38 propinsi (wilayah) di seluruh Indonesia. Selain itu perwaklian luar Negeri, juga akan ikut meramaikan, sepertidari  Inggris, Amerika dan Seluruh negara Asean. Bahkan tim kesenian dari Malaysia akan hadir menyemarakkan Muktamar.

Muktamar ke XXIII Alwashliyah direncakan akan dihadiri 1400 kader. Peserta yang berhalangan hadir bisa mengikuti via zoom (hibrid). Selain Muktamar Alwashliyah juga akan digelar Muktamar Muslimat Alwashliyah yang waktu dan tempatnya bersamaan. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Paripurna DPR RI Setujui 15 RUU Kabupaten/Kota Jadi UU, Mendagri: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Pemerintahan Daerah

23 September 2026 - 04:49 WIB

Pasca Isu Nusron Reshuffle Kembali Menguat, Ahmad Doli Kurnia Paling Relevan Jadi Pengganti

21 September 2026 - 21:02 WIB

Setelah Peresmian Lima Kodam Baru, Berlanjut Pelantikan Pangdam di Monas

21 September 2026 - 20:52 WIB

Presiden Lantik Pangdam Kepri di Monas, Kodam ‘Hang Tuah’ Bermarkas Di Pinang?

21 September 2026 - 20:47 WIB

Tim Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae dalam Kasus Kekerasan Seksual Santriwati

20 September 2026 - 20:50 WIB

Trending di Hukrim