Menu

Mode Gelap
Pelantikan Pengurus BEM Fakultas Hukum UPP Periode 2026–2027 “Menuju Organisasi yang Progresif dan Berkeadilan” Bank Indonesia Kepri Serahkan Tanjak Indah, Armada Pasar Murah Keliling Jaga Kestabilan Inflasi Daerah Gubernur Ansar Pimpin High Level Meeting TPID, Distribusi Logistik Jadi Perhatian Khusus RSUD RAT Segera Terapkan Tarif Layanan Kesehatan Berbasis Unit Cost Status Pipa Dipertanyakan, Kejaksaan Evaluasi Dugaan Gangguan Proyek Drainase APBD Rp15 Miliar Semarak Hari Lahir PII Wati ke-62: Perayaan Serentak di Tiga Wilayah, Ketua Korpus PII Wati, Melisa: Merawat Diri, Tumbuh Berdaya, Menginspirasi Negeri

Kepri

Sarasehan Doktor KAHMI Kepri Dorong Penguatan Riset Sejalan dengan Pembangunan Monumen Bahasa

badge-check


					Sarasehan Doktor KAHMI Kepri Dorong Penguatan Riset Sejalan dengan Pembangunan Monumen Bahasa Perbesar

Faktabatamnews.com. ​Tanjungpinang – Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Provinsi Kepulauan Riau akan menggelar Sarasehan Doktor dengan mengangkat isu strategis pembangunan kebudayaan Melayu. Salah satu topik utama yang akan dibahas adalah pentingnya menyeimbangkan pembangunan Monumen Bahasa di Pulau Penyengat dengan penguatan riset, penelitian, dan publikasi ilmiah.

​Ketua KAHMI Provinsi Kepulauan Riau, Dr. Suryadi, mengatakan pembangunan Monumen Bahasa merupakan langkah strategis dalam memperkuat identitas Kepulauan Riau sebagai tanah kelahiran bahasa Indonesia. Namun, menurutnya, pembangunan fisik harus diiringi dengan pembangunan ekosistem ilmu pengetahuan.

​”Kami mendukung pembangunan Monumen Bahasa sebagai simbol penghormatan terhadap jasa Raja Ali Haji dan Pulau Penyengat. Namun, pembangunan kebudayaan tidak boleh berhenti pada bangunan fisik. Harus ada investasi yang berkelanjutan untuk riset, penelitian, dan publikasi ilmiah agar warisan intelektual Raja Ali Haji terus hidup dan berkembang,” ujar Dr. Suryadi.

​Senada dengan itu, Dr. Hos Arie Sibarani, Founder dan Executive Director Raja Ali Haji Research Network, menilai pembangunan Monumen Bahasa akan memiliki dampak yang lebih besar apabila diikuti dengan kebijakan yang mendukung lahirnya penelitian dan publikasi ilmiah secara berkelanjutan.

​Menurutnya, Raja Ali Haji bukan hanya tokoh sejarah atau pahlawan bahasa, melainkan seorang pemikir besar yang gagasan-gagasannya masih sangat relevan untuk dikaji dalam bidang bahasa, sastra, hukum, pemerintahan, etika, hingga konstitusionalisme.

​”Monumen adalah simbol penghormatan, tetapi riset adalah cara menghidupkan warisan intelektual. Jangan sampai kita menghabiskan lebih dari seratus miliar rupiah untuk membangun monumen, sementara dukungan terhadap penelitian, publikasi ilmiah, penerjemahan karya Raja Ali Haji, dan pengembangan pusat kajian masih sangat terbatas. Investasi pada ilmu pengetahuan akan memberikan manfaat yang jauh lebih panjang dibandingkan investasi pada bangunan semata,” kata Dr. Hos Arie Sibarani.

​Ia mengusulkan agar Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mengalokasikan anggaran khusus untuk:

​Hibah penelitian

​Publikasi di jurnal nasional dan internasional

​Digitalisasi manuskrip Melayu

​Penerjemahan karya Raja Ali Haji ke berbagai bahasa dunia

​Penyelenggaraan konferensi ilmiah internasional secara rutin

​Menurutnya, langkah tersebut akan memperkuat posisi Pulau Penyengat bukan hanya sebagai destinasi wisata sejarah, tetapi juga sebagai pusat kajian dunia Melayu dan pemikiran Raja Ali Haji yang diakui secara internasional.

​Sarasehan Doktor KAHMI Kepri diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis bagi Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam menyusun kebijakan kebudayaan yang lebih komprehensif. Dengan demikian, pembangunan Monumen Bahasa tidak hanya menjadi investasi pada aspek fisik, tetapi juga menjadi momentum memperkuat tradisi riset, publikasi, dan pengembangan ilmu pengetahuan berbasis warisan intelektual Raja Ali Haji.

​”Peradaban besar tidak hanya dikenang melalui monumen yang megah, tetapi juga melalui gagasan yang terus diteliti, ditulis, dan diajarkan kepada dunia,” tutup Dr. Hos Arie Sibarani.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Bank Indonesia Kepri Serahkan Tanjak Indah, Armada Pasar Murah Keliling Jaga Kestabilan Inflasi Daerah

3 Agustus 2026 - 23:54 WIB

Gubernur Ansar Pimpin High Level Meeting TPID, Distribusi Logistik Jadi Perhatian Khusus

3 Agustus 2026 - 23:49 WIB

RSUD RAT Segera Terapkan Tarif Layanan Kesehatan Berbasis Unit Cost

3 Agustus 2026 - 23:45 WIB

MAHASISWA KOTA BATAM HADIRI SIDANG PRAPERADILAN KASUS DUGAAN PENGANIAYAAN DAN PENGEROYOKAN

3 Agustus 2026 - 17:22 WIB

KETUA MPR AHMAD MUZANI DAN HABIB SYEIKH RESMIKAN PONPES NUR IMAN DI PULAU NGENANG BATAM

3 Agustus 2026 - 16:56 WIB

Trending di Batam