Menu

Mode Gelap
Paripurna DPR RI Setujui 15 RUU Kabupaten/Kota Jadi UU, Mendagri: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Pemerintahan Daerah Ketua DPRD Lingga Menghadiri Pembukaan Turnamen Berjung Cup II Musda V MUI Kepri, KH Imran Effendy Hasibuan Terpilih Jadi Ketua MUI Kepri Abdul Kohar Ruslan: UU Reforma Agraria Disahkan, Anak Muda Harus Ikut Memastikan Keadilan Agraria Gubernur Ansar Gotong Royong Bersama OPD Jaga Kebersihan Pulau Penyengat Cegah Korupsi, Sekda Misni Minta Pengendalian Diperkuat di Setiap Perangkat Daerah

Batam

Gelar STEM Festival, SMAN 2 Batam Ajukan ‘ANDAMIKA’ sebagai Inovasi Daerah

badge-check


					Gelar STEM Festival, SMAN 2 Batam Ajukan ‘ANDAMIKA’ sebagai Inovasi Daerah Perbesar

Faktabatamnews.com. Batam-Sekolah Menengah Atas (SMA) umumnya dikenal kuat dalam pendalaman teori akademik. Namun, pemandangan berbeda terlihat dalam gelaran akbar STEM Festival yang diselenggarakan oleh SMA Negeri 2 Batam. Layaknya siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) kejuruan teknik, para siswa di sekolah ini berhasil memamerkan berbagai hasil rekayasa teknologi praktis tingkat tinggi.

Salah satu produk unggulan dalam festival tersebut yang resmi diajukan sebagai calon inovasi daerah dan telah dipresentasikan langsung di hadapan jajaran Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) adalah ANDAMIKA (Anemometer dan Mitigasi Kecepatan Angin).

Kepala Sekolah SMAN 2 Batam menyatakan rasa bangga yang mendalam atas pencapaian luar biasa para siswanya. “Kami sangat bersyukur dan bangga melihat kreativitas anak-anak dan guru yang mampu melahirkan produk teknologi tepat guna melalui STEM Festival. Diajukannya ANDAMIKA sebagai calon inovasi daerah Provinsi Kepulauan Riau adalah bukti nyata bahwa siswa SMA tidak hanya belajar teori di dalam kelas, melainkan mampu memberikan sumbangsih konkret bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Adopsi Pola Pembelajaran SMK: Merakit, Memprogram, dan Troubleshooting

Proyek ini mencuri perhatian dalam STEM Festival ini dikembangkan melalui pembelajaran lintas disiplin ilmu. Selama 10 pertemuan, ruang kelas disulap menjadi laboratorium rekayasa tempat siswa mempraktikkan kemampuan teknis yang biasanya menjadi menu utama di dunia pendidikan vokasi.
Di bawah bimbingan guru-guru SMAN 2 Batam, siswa tidak hanya berkutat dengan teori di atas kertas, tetapi langsung terjun melakukan perakitan fisik sirkuit elektronik. Siswa dituntut menguasai keterampilan hardware dan software secara simultan, mulai dari memahami diagram sirkuit, menghubungkan sensor, layar LCD, hingga alarm otomatis (buzzer) ke papan Arduino UNO.

Layaknya teknisi profesional, mereka juga dibekali kemampuan troubleshooting untuk melacak dan memperbaiki kesalahan (bug) pemrograman sirkuit dengan memanfaatkan teknologi AI.

“Kami menerapkan metode hands-on learning yang sangat lekat dengan dunia vokasi. Melalui proyek ini, siswa tidak hanya dipersiapkan sebagai pemikir, melainkan sebagai problem solver teknis yang tanggap terhadap masalah nyata di lingkungan mereka” ungkap Tri Yono selaku Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum dan Insiator ANDAMIKA.
Kemitraan Luar dan Langkah Menuju Inovasi Daerah

Nuansa vokasi semakin kental dengan diadopsinya konsep Link and Match atau kemitraan dengan instansi luar. Turut Hadir pada STEM Festival SMAN 2 Batam pihak-pihak strategis seperti Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Kepuluan Riau Kota Batam, Kecamatan Belakang Padang, PLN Belakang Padang, Polsek Belakang Padang,Koramil Belakang Padang, Imigrasi Belakang Padang, UPT BLUD Air Belakang Padang dan Intansi lain di Kecamatan Belakang Padang hingga Satuan Pendidikan di sekitar SMAN 2 Batam.

Setelah sukses melangsungkan uji coba di area perairan Batam dan menjadi sorotan di ajang STEM Festival, hasil karya ANDAMIKA dipaparkan di Dinas Pendidikan Provinsi Kepri. Langkah ini diambil dengan target besar agar alat ini dapat diadopsi secara luas dan legal sebagai salah satu aset inovasi daerah yang bermanfaat langsung bagi keselamatan masyarakat pesisir Kepri.

Melalui momentum STEM Festival dan proyek ANDAMIKA ini, SMA Negeri 2 Batam berhasil membuktikan bahwa batas antara pendidikan umum dan vokasi kini semakin cair. Melalui bekal pembelajaran STEM yang tepat, siswa SMA pun mampu menunjukkan etos kerja, ketangkasan alat, dan keterampilan praktis yang siap menjawab tantangan di era teknologi modern. *
Kontak Media: SMA Negeri 2 Batam Topik Proyek: Anemometer dan Mitigasi Kecepatan Angin (ANDAMIKA) Penyusun: HUMAS SMAN 2 Batam. (Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Peringati Milad Perkumpulan Urang Banten dan Maulid Nabi SAW, Warga Banten di Kepri Diimbau Jaga Kondusivitas dan Perkuat Kolaborasi Pembangunan

22 September 2026 - 17:34 WIB

Amsakar Luncurkan Tim Cakalang, Permudah Administrasi Kapal Nelayan di Hinterland

22 September 2026 - 16:18 WIB

Pantau Ketat Kondisi Waduk Nongsa, BP Batam Siapkan Langkah Antisipatif

22 September 2026 - 10:43 WIB

Erlita Tindaklanjuti Arahan Pusat, Tata Kelola PKK hingga Posyandu dan Dekranasda Diperkuat

21 September 2026 - 21:49 WIB

Sinergi BP Batam dan Kejari Batam, Rp18,82 Miliar PNBP Sewa Perairan Tersus Berhasil Diselesaikan

21 September 2026 - 20:34 WIB

Trending di Batam