Menu

Mode Gelap
Wali Kota Lis Tegaskan, Kuliner Kudapan Khas Melayu Harus Dihidangkan di Setiap Kegiatan Pemerintah Wali Kota Lis: Kartu Bima Sakti Permudah Akses Bantuan Warga Tanjungpinang Pemprov Kepri Alokasikan 1.820 Paket Sembako untuk Warga Tanjungpinang Pemko Batam Perkuat Standar Pelayanan, Firmansyah: SOP Harus Permudah Masyarakat Cek Kesehatan Gratis Anak Sekolah Dimulai, Sasar 49.343 Siswa di Tanjungpinang Wawako Raja Ariza Hadiri High Level Meeting TPID Kepri, Dorong Penguatan Sinergi Pengendalian Inflasi

Kepri

Dampingi Ketum Kadin Indonesia, Ansar Perkenalkan Pesona Sejarah dan Budaya Pulau Penyengat

badge-check


					Dampingi Ketum Kadin Indonesia, Ansar Perkenalkan Pesona Sejarah dan Budaya Pulau Penyengat Perbesar

Faktabatamnews.com. Dompak-Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mendampingi Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie mengunjungi Pulau Penyengat, Selasa (16/6).

Kunjungan tersebut menjadi momentum guna memperkenalkan salah satu ikon warisan budaya Melayu yang dimiliki Kepulauan Riau kepada kalangan dunia usaha nasional. Rangkaian kunjungan diawali dengan pelaksanaan salat Zuhur di Masjid Raya Sultan Riau yang terkenal dengan nilai sejarah dan keunikannya.

Usai beribadah, rombongan melanjutkan perjalanan dengan berziarah ke sejumlah makam tokoh penting Kesultanan Riau-Lingga sebelum mengakhiri kunjungan di Balai Adat Melayu Pulau Penyengat. Anindya Novyan Bakrie mengaku terkesan dengan kekayaan sejarah dan budaya yang dimiliki Pulau Penyengat. Menurutnya, kawasan tersebut merupakan salah satu warisan peradaban Melayu yang memiliki nilai penting bagi Indonesia.

“Pulau Penyengat menyimpan sejarah yang luar biasa. Kita bisa melihat bagaimana warisan budaya Melayu tetap terjaga dan menjadi identitas yang kuat bagi masyarakat Kepulauan Riau,” kata Anindya.

Ia juga menilai Pulau Penyengat memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya yang mampu menarik wisatawan dari berbagai daerah maupun mancanegara.

“Potensi wisata budaya di sini sangat besar. Jika terus dikembangkan dan dipromosikan dengan baik, Pulau Penyengat bisa menjadi destinasi unggulan yang dikenal lebih luas,” ungkapnya.

Anindya juga menegaskan dukungan Kadin Indonesia terhadap upaya pengembangan ekonomi berbasis budaya dan pariwisata yang melibatkan masyarakat setempat.

“Kadin siap mendukung kolaborasi yang mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur Ansar mengatakan kunjungan Ketua Umum Kadin Indonesia menjadi momentum yang baik untuk memperkenalkan kekayaan sejarah dan budaya Kepulauan Riau kepada kalangan dunia usaha nasional.

“Pulau Penyengat merupakan salah satu ikon sejarah dan kebudayaan Melayu yang menjadi kebanggaan masyarakat Kepulauan Riau. Kami ingin semakin banyak pihak mengenal dan mengapresiasi warisan berharga ini,” kata Ansar.

Ansar menambahkan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus berkomitmen melakukan pelestarian dan pengembangan kawasan Pulau Penyengat agar semakin menarik sebagai destinasi wisata budaya.

“Kami akan terus menjaga dan mengembangkan Pulau Penyengat agar tetap lestari sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui sektor pariwisata dan kebudayaan,” tutupnya.

Sumber: MC Kepri
Redaksi: Adhyca HW

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

BI Kepri: Ekonomi Kepulauan Riau Tahun 2026 Masih Berkinerja Positif

4 Agustus 2026 - 11:03 WIB

Bank Indonesia Kepri Serahkan Tanjak Indah, Armada Pasar Murah Keliling Jaga Kestabilan Inflasi Daerah

3 Agustus 2026 - 23:54 WIB

Gubernur Ansar Pimpin High Level Meeting TPID, Distribusi Logistik Jadi Perhatian Khusus

3 Agustus 2026 - 23:49 WIB

RSUD RAT Segera Terapkan Tarif Layanan Kesehatan Berbasis Unit Cost

3 Agustus 2026 - 23:45 WIB

MAHASISWA KOTA BATAM HADIRI SIDANG PRAPERADILAN KASUS DUGAAN PENGANIAYAAN DAN PENGEROYOKAN

3 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Trending di Batam