Menu

Mode Gelap
Supriyadi Solidkan Barisan dukung Amsakar Achmad Pimpin MD KAHMI Batam Periode 2026-2031. Jelang Hari Jadi ke-24, Ansar Tagih Perhatian Pusat: Kepri Gerbang Negara, Bukan Daerah Pinggiran Dari Piring Kita, Tanjungpinang Gerakkan TANJAK PANGAN untuk Kurangi Pemborosan Aliran Air Kembali Lancar, Warga GMP Tahap 2 Sampaikan Apresiasi kepada BP Batam Rokok Rave Tanpa Pita Cukai Diduga Beredar di Kepri, Jalur Laut Jadi Sorotan Aman Gugat Pemberatasan Narkoba dan Pembungkaman Demokrasi

Kepri

Gubernur Ansar Minta Permainan Rakyat Dikemas Baik, Dijadikan Daya Tarik Wisata Budaya

badge-check


					Gubernur Ansar bersama Wagub Nyanyang, Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza dan Ketua LAM Kepri menyaksikan permainan gasing di event Penyengat Heritage 2026. Perbesar

Gubernur Ansar bersama Wagub Nyanyang, Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza dan Ketua LAM Kepri menyaksikan permainan gasing di event Penyengat Heritage 2026.

Faktabatamnews.com. Dompak-Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengusulkan agar berbagai permainan rakyat yang ada di Kepulauan Riau dikemas secara menarik hingga mampu menjadi daya tarik wisata budaya.

“Ke depan saya berharap lebih banyak permainan rakyat yang bisa diangkat kembali. Jangan sampai permainan-permainan tradisional kita hilang atau terbenam oleh perkembangan zaman. Permainan seperti canang, petak umpet, egrang, dan berbagai permainan rakyat lainnya perlu kita kemas menjadi daya tarik wisata budaya,” ungkap Ansar pada penutupan Penyengat Heritage 2026 di Balai Adat, Pulau Penyengat, Sabtu (20/6/2026) sore.

Menurutnya, pelestarian budaya harus dilakukan secara berkelanjutan, termasuk menghidupkan kembali berbagai permainan tradisional yang mulai jarang dimainkan generasi muda.

Ansar bahkan mengusulkan event Penyengat Heritage yang menampilkan berbagai atraksi serta perlombaan permainan rakyat setempat dapat diselenggarakan dalam durasi yang lebih panjang sehingga memberi dampak ekonomi dan pariwisata yang lebih besar bagi masyarakat.

“Kalau memungkinkan, kegiatan seperti ini bisa digelar selama satu minggu penuh dan menjadi kenduri besar Pulau Penyengat. Bahkan ke depan dapat dirangkaikan dengan peringatan haul Raja Ali Haji sehingga semakin memperkuat posisi Pulau Penyengat sebagai pusat kebudayaan Melayu yang mendunia,” ungkapnya.

Menurut Ansar, selain menjadi sarana promosi pariwisata dan budaya, Penyengat Heritage juga menjadi wadah mempererat silaturahmi masyarakat Melayu serumpun dari berbagai daerah dan negara yang memiliki ikatan sejarah serta budaya yang sama.

Melalui penyelenggaraan event ini, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berharap Pulau Penyengat semakin dikenal sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya unggulan, sekaligus menjadi ruang regenerasi nilai-nilai budaya Melayu bagi generasi muda di tengah perkembangan industri pariwisata modern.

Sumber: MC Kepri
Redaksi: Adhyca HW

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jelang Hari Jadi ke-24, Ansar Tagih Perhatian Pusat: Kepri Gerbang Negara, Bukan Daerah Pinggiran

23 September 2026 - 17:16 WIB

Musda V MUI Kepri, KH Imran Effendy Hasibuan Terpilih Jadi Ketua MUI Kepri

22 September 2026 - 23:21 WIB

Gubernur Ansar Gotong Royong Bersama OPD Jaga Kebersihan Pulau Penyengat

22 September 2026 - 19:39 WIB

Cegah Korupsi, Sekda Misni Minta Pengendalian Diperkuat di Setiap Perangkat Daerah

22 September 2026 - 19:33 WIB

Pemprov Kepri dan DPRD Setujui Ranperda Perubahan APBD 2026 Jadi Perda

22 September 2026 - 19:28 WIB

Trending di Kepri