Menu

Mode Gelap
Supriyadi Solidkan Barisan dukung Amsakar Achmad Pimpin MD KAHMI Batam Periode 2026-2031. Jelang Hari Jadi ke-24, Ansar Tagih Perhatian Pusat: Kepri Gerbang Negara, Bukan Daerah Pinggiran Dari Piring Kita, Tanjungpinang Gerakkan TANJAK PANGAN untuk Kurangi Pemborosan Aliran Air Kembali Lancar, Warga GMP Tahap 2 Sampaikan Apresiasi kepada BP Batam Rokok Rave Tanpa Pita Cukai Diduga Beredar di Kepri, Jalur Laut Jadi Sorotan Aman Gugat Pemberatasan Narkoba dan Pembungkaman Demokrasi

Kepri

Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat Ditarget Diresmikan pada 100 Tahun Peringatan Sumpah Pemuda

badge-check


					Visual Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat. (Sumber: Dinas PUPP Kepulauan Riau) Perbesar

Visual Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat. (Sumber: Dinas PUPP Kepulauan Riau)

Faktabatamnews.com. Dompak- Peletakan batu pertama pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat direncanakan akan dilaksanakan awal Agustus 2026 dan diitarget dapat diresmikan tepat pada 100 tahun peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun 2028.

Hal ini disampaikan Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad di sela kegiatan Penyengat Heritage 2026, Sabtu (20/6/2026).

Menurutnya, pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional Indonesia di Pulau Penyengat saat ini telah memasuki tahap persiapan akhir. Berdasarkan hasil perhitungan dan review awal bersama BPKP, pemerintah menargetkan peletakan batu pertama atau groundbreaking dapat dilaksanakan pada awal Agustus 2026.

“Insyaallah setelah review awal oleh BPKP selesai, minggu pertama Agustus 2026 kita mulai groundbreaking pembangunan museum dan monumen bahasa ini,” ujarnya.

Pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional Pulau Penyengat akan dilaksanakan melalui skema tahun jamak (multiyears) selama dua tahun, dengan target penyelesaian pada akhir 2027.

Kehadiran museum dan monumen tersebut diharapkan menjadi simbol pengakuan nasional terhadap kontribusi besar Pulau Penyengat dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia.

“Insyaallah selesai pada akhir 2027 dan pada tahun 2028, bertepatan dengan 100 tahun Sumpah Pemuda, mudah-mudahan dapat diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia sebagai bukti sejarah bahwa pulau kecil ini telah memberikan sumbangsih yang sangat besar bagi persatuan dan kesatuan bangsa melalui bahasa Melayu,” katanya.

Ansar menegaskan bahwa jejak pemikiran Raja Ali Haji dan warisan kebahasaan Melayu telah mendapat pengakuan dunia. Terbukti dengan ditempatkannya patung Raja Ali Haji bersama 24 patung pahlawan literatur, penyair dan pemikir ternama dunia di Magtymgyly Pyragy Park di Turkmenistan.

“Salah satu dari 24 tokoh sastrawan dunia yang dibuatkan patungnya di Turkmenistan adalah Raja Ali Haji. Ini menunjukkan bahwa tokoh kita telah diakui dunia,” ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa nama Pulau Penyengat semakin dikenal di tingkat internasional. Saat promosi pariwisata Bintan Resort di New York, Amerika Serikat, Pulau Penyengat menjadi salah satu destinasi yang banyak ditanyakan oleh calon wisatawan dan pelaku industri pariwisata.

“Karena itu kita harus terus mendorong agar Pulau Penyengat yang sebenarnya sudah mendunia ini menjadi semakin mendunia. Kita ingin warisan sejarah, budaya, dan bahasa yang lahir dari Pulau Penyengat semakin dikenal masyarakat nasional maupun internasional,” tutup Ansar.

Sumber: MC Kepri
Redaksi: Adhyca HW

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jelang Hari Jadi ke-24, Ansar Tagih Perhatian Pusat: Kepri Gerbang Negara, Bukan Daerah Pinggiran

23 September 2026 - 17:16 WIB

Musda V MUI Kepri, KH Imran Effendy Hasibuan Terpilih Jadi Ketua MUI Kepri

22 September 2026 - 23:21 WIB

Gubernur Ansar Gotong Royong Bersama OPD Jaga Kebersihan Pulau Penyengat

22 September 2026 - 19:39 WIB

Cegah Korupsi, Sekda Misni Minta Pengendalian Diperkuat di Setiap Perangkat Daerah

22 September 2026 - 19:33 WIB

Pemprov Kepri dan DPRD Setujui Ranperda Perubahan APBD 2026 Jadi Perda

22 September 2026 - 19:28 WIB

Trending di Kepri