Menu

Mode Gelap
Paripurna DPR RI Setujui 15 RUU Kabupaten/Kota Jadi UU, Mendagri: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Pemerintahan Daerah Ketua DPRD Lingga Menghadiri Pembukaan Turnamen Berjung Cup II Musda V MUI Kepri, KH Imran Effendy Hasibuan Terpilih Jadi Ketua MUI Kepri Abdul Kohar Ruslan: UU Reforma Agraria Disahkan, Anak Muda Harus Ikut Memastikan Keadilan Agraria Gubernur Ansar Gotong Royong Bersama OPD Jaga Kebersihan Pulau Penyengat Cegah Korupsi, Sekda Misni Minta Pengendalian Diperkuat di Setiap Perangkat Daerah

Tanjungpinang

DWP BRMP Kepri Padukan Pelestarian Budaya Melayu dan Kepedulian Pendidikan di Pulau Penyengat

badge-check


					DWP BRMP Kepri Padukan Pelestarian Budaya Melayu dan Kepedulian Pendidikan di Pulau Penyengat Perbesar

Faktabatamnews.com. Kota Tanjungpinang – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kepulauan Riau memadukan pelestarian budaya Melayu dengan kepedulian terhadap pendidikan melalui rangkaian kegiatan di Pulau Penyengat, Rabu (1/7/2026).

Kegiatan bertema “Mengenal Pulau Penyengat: Jejak dan Kekayaan Budaya Melayu” itu diisi dengan edukasi sejarah Melayu, penyaluran bantuan perlengkapan sekolah bagi siswa, serta sosialisasi swasembada pangan kepada masyarakat.

Ketua DWP BRMP Kepulauan Riau, Farida Rudi Hartono, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kontribusi organisasi dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus membangun kepedulian sosial melalui dunia pendidikan.

“Perempuan dan keluarga memiliki peran penting dalam menjaga warisan sejarah sekaligus mendukung lahirnya generasi penerus bangsa melalui pendidikan,” ujarnya.

Sebagai bentuk kepedulian di bidang pendidikan, DWP BRMP Kepri menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah melalui program Back to School kepada 22 siswa baru kelas I SDN 009 Tanjungpinang Kota.

“Semoga bantuan ini dapat menambah semangat anak-anak dalam memulai tahun ajaran baru,” kata Farida.

Plt. Kepala SDN 009 Tanjungpinang Kota, Raja Yulirasidah, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan DWP BRMP Kepri. Bantuan tersebut, katanya, tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan perlengkapan belajar, tetapi juga menjadi penyemangat bagi para siswa untuk mengikuti proses belajar sejak awal tahun ajaran.

Sementara itu, Lurah Penyengat, Candra Agung Lukita, menyambut baik dipilihnya Pulau Penyengat sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus menanamkan nilai-nilai budaya Melayu kepada masyarakat.

Selain kegiatan sosial, DWP BRMP Kepri juga menggelar sosialisasi Program Swasembada Pangan kepada jajaran Kelurahan Penyengat dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM). Sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya ketahanan pangan sebagai bagian dari upaya mewujudkan kemandirian pangan nasional.

Pada sesi edukasi budaya, peserta mendapat pemaparan dari tokoh adat Melayu, Raja Malik Hamzah, mengenai sejarah Pulau Penyengat sebagai pusat pemerintahan Kesultanan Riau-Lingga sekaligus salah satu tonggak perkembangan bahasa dan kebudayaan Melayu.

Melalui pemaparan tersebut, peserta diajak memahami sejarah Pulau Penyengat sekaligus menumbuhkan kesadaran untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya Melayu bagi generasi mendatang.

Sumber: MC TPI
Redaksi: Adhyca HW

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pengurus RW Bukit Bestari Dikukuhkan, Lis Darmansyah Tekankan Penguatan Data dan Pelayanan

22 September 2026 - 19:16 WIB

Wako Lis sampaikan pesan dihadapan pengurus RW se Kecamatan Tanjungpinang Timur yang baru dikukuhkan.

22 September 2026 - 17:02 WIB

Kelas AMAN Libatkan Ayah dalam Kesehatan Ibu dan Anak di Pinang Kencana

22 September 2026 - 16:55 WIB

Wawako Raja Ariza Dorong Penguatan Sinergi Lintas Sektor Cegah TPPO dan Kekerasan Perempuan dan Anak

22 September 2026 - 16:42 WIB

80 Anak Muda Tanjungpinang Bikin Konten untuk Promosikan Layanan Perpustakaan

22 September 2026 - 16:39 WIB

Trending di Tanjungpinang