Menu

Mode Gelap
Di Tengah Perebutan Bisnis Air Batam, Warga Pulau Jaloh Berebut Setetes Air Bersih Amsakar Dorong Percepatan Program Prioritas, Minta ASN Batam Lebih Responsif Layani Masyarakat Resmikan Pusdiklat Guang Ji, Wagub Nyanyang Apresiasi Umat Budha Dalam Peran Kehidupan Sosial dan Kemanusiaan Wagub Nyanyang Hadiri Peresmian Pondok Pesantren Nur Iman di Pulau Kasu, Perkuat Pembangunan SDM Berkarakter Habib Syech Pimpin Kepri Bersalawat 3, Amsakar Apresiasi Antusiasme Masyarakat Batam Karang Taruna Kota Batam Bersama KPA dan BPJS Kesehatan Gelar Edukasi Bahaya HIV/AIDS dan Sosialisasi BPJS Kesehatan

Tanjungpinang

Usung Filosofi Ragam Budaya Melayu Islami, Stan Bazar Kota Tanjungpinang Pukau Pengunjung MTQ XII Kepri

badge-check


					Usung Filosofi Ragam Budaya Melayu Islami, Stan Bazar Kota Tanjungpinang Pukau Pengunjung MTQ XII Kepri Perbesar

Faktabatamnews.com. Kota Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang secara resmi memperkenalkan Stan Bazar Sempena Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Tahun 2026. Mengusung tema besar “Bersyair Gurindam, Beradat, dan Berbudaya,” stan ini dirancang sebagai representasi harmonis yang memadukan nilai-nilai Islam, warisan luhur kebudayaan Melayu, serta identitas kuat kemaritiman Kota Tanjungpinang.

Fasad bangunan utama stan menarik perhatian dengan adopsi arsitektur rumah Melayu tradisional yang diperkaya oleh ukiran khas setempat dan paduan motif kaligrafi Islam. Kombinasi ini melambangkan eratnya penyelarasan adat resam Melayu dengan ajaran Islam yang menjadi pilar kehidupan masyarakat Kota Gurindam. Bentuk lengkungan pintu masuk utama yang menyerupai mihrab masjid dihadirkan sebagai simbol keterbukaan, penghormatan, serta gerbang menuju ilmu pengetahuan dan peradaban.

Pada sisi kiri bangunan, berdiri megah replika perahu layar yang merepresentasikan sejarah emas maritim Tanjungpinang sebagai pusat pelabuhan dan perdagangan internasional di masa Kesultanan Riau-Lingga. Kehadiran ikon perahu ini menyimbolkan ketangguhan, keterbukaan masyarakat Melayu terhadap kemajuan zaman, dengan tetap kokoh berpegang pada akar budaya asli.

Sementara itu, ornamen monumental karya sastra Raja Ali Haji, Gurindam Dua Belas, ditampilkan secara eksklusif pada sisi kanan stan. Penempatan ini membawa pesan moral mendalam bahwa pembangunan berkelanjutan di Kota Tanjungpinang harus berjalan selaras dengan penguatan akhlak, ilmu pengetahuan, serta nilai etika spiritual.

Secara visual, stan ini diperkuat oleh penggunaan palet warna filosofis Melayu. Warna merah melambangkan keberanian dan semangat berkarya; emas mencerminkan kejayaan; kuning sebagai simbol religiusitas dan kesejukan; serta krem yang memberikan kesan bersih, elegan, dan bersahaja. Seluruh lanskap stan turut dipercantik dengan ukiran pucuk rebung dan tanaman hijau guna memberikan suasana yang asri serta ramah bagi setiap tamu yang berkunjung.

Tidak hanya menyajikan keindahan visual, bagian dalam stan difungsikan sebagai etalase ekonomi kreatif dengan menghadirkan beragam produk unggulan bersertifikasi halal hasil karya pelaku UMKM binaan Pemko Tanjungpinang. Beberapa produk lokal otentik yang dipamerkan meliputi Kuliner dan Minuman Khas: Air Dohot, kue deram-deram, aneka olahan hasil laut, serta makanan ringan berbahan umbi-umbian. Kriya dan Sandang: Kain Batik Tanjungpinang, ecoprint, tanjak, songkok, jilbab, kerajinan rajutan, hingga kerajinan tangan dari kerang.

Guna memberikan kemudahan dan kenyamanan bertransaksi bagi para pengunjung selama perhelatan berlangsung dari tanggal 4 hingga 9 Juli 2026, Stan Pemerintah Kota Tanjungpinang juga telah menerapkan sistem pembayaran digital nontunai berbasis QRIS. Melalui konsep terintegrasi ini, stan pameran diharapkan tidak sekadar menjadi ruang pamer, melainkan penegas jati diri Tanjungpinang sebagai kota yang religius dan bangga akan produk lokalnya.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang, Hj. Riany, S.Sos., M.M., menyatakan bahwa momentum MTQ XII ini menjadi peluang besar untuk memperluas pasar produk lokal Tanjungpinang.

“Kami mengurasi secara ketat produk-produk UMKM yang ditampilkan di stan ini untuk memastikan kualitas dan legalitasnya, termasuk sertifikasi halal. Melalui ajang berskala provinsi ini, kami ingin memfasilitasi pelaku usaha perdagangan dan industri kreatif lokal agar bisa naik kelas. Penggunaan transaksi QRIS di stan juga menjadi bukti bahwa UMKM kita siap menuju ekosistem digital yang lebih efisien,” ujar Riany

Sumber: MC TPI
Redaksi: Adhyca HW

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tutup Orientasi Mabigus, Wawako Raja Ariza Tekankan Penguatan Pendidikan Karakter

2 Agustus 2026 - 20:24 WIB

Wawako Raja Ariza: Event Olahraga Buka Ruang Promosi Produk UMKM

2 Agustus 2026 - 14:50 WIB

Diskusi dari Hati ke Hati, Ketua Kwarcab Weni Sampaikan Materi Dihadapan Kepala Sekolah

2 Agustus 2026 - 14:44 WIB

Diskusi dari Hati ke Hati, Ketua Kwarcab Weni Sampaikan Materi Dihadapan Kepala Sekolah

2 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Kondisi Permukiman Jadi Pertimbangan, 105 Rumah Warga Tanjung Unggat Dapat Bantuan RTLH

2 Agustus 2026 - 14:31 WIB

Trending di Tanjungpinang