Menu ✖

Mode Gelap
Lestarikan Warisan Melayu, Yoni Fadri Apresiasi Kemah Budaya Pulau Penyengat 2026 Yusril Persilahkan Media Cek Belasan Ruang Bak Apartemen di Lapas Cibinong BP Batam Catat 1.182 Permohonan Perizinan OSS sejak September 2025 hingga September 2026 Jaga Air Waduk untuk Masyarakat, Batam Siapkan Solusi Kebutuhan Air Data Center lewat SWRO Soroti Dana Gempa Flores Rp 20 Miliar Manggarai Timur, Bakornas LKBHMI PB HMI Buka Posko Pengaduan Nasional Dan Desak Audit Total Bupati. Wako Lis Apresiasi Pandangan Fraksi, Jadi Bahan Penyempurnaan Perubahan APBD 2026

Uncategorized

Ingatkan Kedaulatan Nasional, MUI Minta Pemerintah Tolak ‘Blanket Overflight Clearance’ Pesawat Militer AS

badge-check


					Ingatkan Kedaulatan Nasional, MUI Minta Pemerintah Tolak ‘Blanket Overflight Clearance’ Pesawat Militer AS Perbesar

Faktabatamnews.com. Jakarta-Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim menegaskan Indonesia perlu menolak permintaan Amerika Serikat untuk memberikan izin terbang menyeluruh atau blanket overflight clearance untuk pesawat militernya.

Menurutnya, pemberian akses bebas kepada pihak asing untuk menggunakan ruang udara Indonesia berpotensi mengganggu kedaulatan nasional, sekaligus menimbulkan implikasi terhadap sikap Indonesia dalam isu Palestina.

“Sekarang isu kemarin itu ya, soal kerja sama terkait wilayah udara Amerika dan Indonesia itu blanket overflight ini kan mengganggu kedaulatan kita,” kata Sudarnoto di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (19/4/2026).

Sudarnoto juga mengingatkan posisi Indonesia selama ini dikenal sebagai negara yang konsisten membela Palestina. Ia menilai sensitivitas pemerintah terhadap isu tersebut tidak boleh berkurang, terlebih AS merupakan salah satu sekutu dari Israel.

“Jadi jangan sampai kemudian kita yang dalam sejarah dikenal sebagai negara pembela Palestina, tetapi karena ketidakpekaan pemerintah, sensitivitas itu kurang, itu menjadi bermasalah. Karena itu kekuatan civil society seperti yang kita lakukan itu menjadi sangat penting,” katanya.

Lebih lanjut, ia menilai masih banyak pekerjaan rumah yang harus dihadapi pemerintah dalam merespons dinamika global, termasuk isu kedaulatan dan solidaritas kemanusiaan di Gaza, Palestina.

“Jadi banyak PR sebetulnya dari apa yang harus dihadapi pemerintah, tapi saya berkeyakinan pemerintah enggak bisa melakukan sendiri,” tuturnya.

Ia pun menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan kekuatan publik dalam menyikapi persoalan tersebut.

“Harus bergandengan tangan dengan kekuatan-kekuatan publik, itu besar sekali kekuatannya. Mudah-mudahan sih ya, mudah-mudahan kepekaan dan awareness dari pemerintah juga semakin tinggi,” tutur dia.

Sudarnoto sendiri menjadi salah satu perwakilan delegasi Indonesia dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2026. Sudarnoto akan hadir dalam diplomasi lewat jalur politik juga dilakukan melalui Konferensi Global Sumud Parlemen.

Tak sendirian, ia juga ditemani General Manager Dompet Dhuafa Arif Rahmadi Haryono serta akademisi sekaligus pakar hukum tata negara Feri Amsari.

Bagi Sudarnoto, kehadiran delegasi Indonesia yang tergabung dalam Global Peace Convoy Indonesia bukan hanya membawa nama organisasi, tetapi juga aspirasi masyarakat Indonesia yang menginginkan dunia lebih damai dan berkeadilan.

“Ini adalah bagian dari ikhtiar kolektif untuk memastikan bahwa suara kemanusiaan tetap hadir dan diperjuangkan di tingkat global. Di sana kami juga mendorong dan mengedepankan misi untuk membuka gerbang bantuan kemanusiaan dapat masuk ke wilayah-wilayah konflik,” ujar Sudarnoto, yang juga salah satu perwakilan delegasi GPCI dari MUI.

 

Perwarta : AHW
Sumber : PP MUI
Redaksi : AKM

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Penempatan Pejabat Berdasarkan Hasil Evaluasi dan Aturan Kepegawaian

10 September 2026 - 21:11 WIB

Menteri PU Ziarah ke Situs Sejarah Pulau Penyengat, Kenang Jejak Tokoh Riau-Lingga

30 Agustus 2026 - 03:40 WIB

BWI Kota Batam Terima Kunjungan Peneliti Uin Sumatera Utara, Bahas Pengembangan Wakaf Produktif

28 Agustus 2026 - 01:14 WIB

Gema Syiar Muharram 1448 H di Bumi Penawar Rindu

22 Juni 2026 - 16:13 WIB

Hadapi Risiko Bencana, Pemko Batam Siapkan Infrastruktur dan SDM Tangguh

10 Juni 2026 - 15:12 WIB

Trending di Uncategorized