Menu

Mode Gelap
Indomaret Grand Opening pada 19 Juni, Wali Kota Lis Diagendakan Hadir saat Peresmian Hadiri Pencanangan SE2026, Raja Ariza Ajak Warga Tanjungpinang Dukung Pendataan Ekonomi Wali Kota Lis Dorong ASN Jadikan Disiplin dan Integritas Sebagai Budaya Kerja Pelaku Usaha hingga Digital Akan Didata dalam Sensus Ekonomi 2026 Firmansyah Apresiasi Layanan Rahn BRK Syariah, Perkuat Akses Pembiayaan Masyarakat Batam Rakor PBNN 2026, Sekda Batam Dorong Optimalisasi Informasi Publik di Era Digital

Dunia

Misi Pencarian Anggota Jet Tempur F-15 di Iran Berlangsung, Tim Penyelamat Militer AS Hadapi Risiko Tinggi

badge-check


					Misi Pencarian Anggota Jet Tempur F-15 di Iran Berlangsung, Tim Penyelamat Militer AS Hadapi Risiko Tinggi Perbesar

FaktaBatamNews.Com. New York- Tim penyelamat Amerika Serikat tengah melakukan operasi pencarian terhadap seorang anggota militer mereka. Dia merupakan awak pesawat yang hilang setelah jet tempur F-15 dilaporkan ditembak jatuh di Iran.

Laporan menyebutkan pilot berhasil diselamatkan, sementara satu awak lainnya masih dalam pencarian. Demikian dilansir dari BBC News, Sabtu (4/4/2026).

Operasi ini merupakan bagian dari Combat Search and Rescue (CSAR), yakni misi militer AS untuk menemukan dan menyelamatkan personel mereka di wilayah berbahaya di Iran saat ini.

Menurut laporan CBS, operasi dilakukan jauh di pedalaman Iran dengan dukungan helikopter militer, pesawat pengisian bahan bakar, serta pengamanan udara.

Seorang mantan komandan unit penyelamat AS mengatakan, operasi seperti ini melibatkan puluhan personel terlatih. “Harrowing and massively dangerous is an understatement,” ujarnya kepada CBS News, menggambarkan tingginya risiko misi tersebut.

Di sisi lain, analis dari Chatham House, Laurel Rapp, mengungkapkan, kemungkinan penangkapan awak pesawat oleh Iran akan menjadi keuntungan strategis. “Ini harga yang harus dibayar mahal. Kemungkinannya juga akan menjadi bagian dari tawar-menawar yang kuat,” ujar Rapp.

Sementara itu, pakar militer Jonathan Hackett menjelaskan,  tim penyelamat akan memulai pencarian dari titik terakhir keberadaan korban. “Tim mencari dari titik awal dan akan meluas. Kondisi medan menjadi tantangan besar dalam operasi ini,” ungkapnya.

Hingga kini, pencarian masih berlangsung di tengah ketegangan yang meningkat di Iran. Ini menjadi pukulan telak bagi Amerika Serikat yang memulai peperangan dengan Iran.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Bank Sentral Indonesia & China Sepakati Teken Sejarah Tanpa Bergantung Dolar Amerika

13 Juni 2026 - 03:02 WIB

Supertanker Iran Lolos Blokade AS, Terpantau Berlayar di Perairan Indonesia

3 Mei 2026 - 17:32 WIB

Vietnam Juara Piala AFF U-17 di Kandang Indonesia

25 April 2026 - 20:14 WIB

Berapa lama Iran bertahan menghadapi blokade Hormuz dan berapa lama lagi AS bisa bertahan?

25 April 2026 - 17:57 WIB

Hungaria Berubah Arah: PM Baru Siap Tangkap Netanyahu

22 April 2026 - 08:50 WIB

Trending di Dunia